BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan Dr (HC) H Supian HK, SH, MH menyoroti kamacetan di Batola yang meningkatkan kerumunan dan dapat memicu peningkatan penuluran Covid-19 di Kalsel.
“Kemacetan menimbulkan banyak massa yang saling berdesakan, mengabaikan protokol kesehatan. Penting dipikirkan solusinya untuk mengurangi penularan Covid-19,” kata Supian HK saat menghadiri rapat persiapan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalsel pada Senin, (22/03/2021) sore di Kantor Gubernur Kalsel Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin.
BACA JUGA :
Sebagian Permohonan Denny-Difriadi Dikabulkan, MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Pilgub Kalsel 2020
Rapat dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Kalsel, Dr Safrizal ZA MSi yang diikuti secara luar jaringan (luring) bersama Forkopimda Kalsel dan Forkopimda Kabupaten/Kota secara dalam jaringan (daring) menggunakan aplikasi zoom meeting.

Safrizal ZA, menjelaskan bahwa rapat ini adalah menindaklanjuti intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM berbasis Mikro.
“PPKM berbasis mikro ini adalah sebagai upaya mengantisipasi pelonjakan penularan,” ucapnya.







