BANJARMASIN, Kalimantanlive.com — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan M Syaripuddin berharap pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Kalsel 2020, jadi ajang pemersatu, bukan pemecah belah masyarakat.
“Mudah-mudahan PSU ini berjalan lancar, baik dan aman serta dapat menjadi ajang pemersatu, bukan pemecah belah,” katanya pada Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan PSU, Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK), di Banjarmasin, Senin (29/3/2021) pagi.
Menurut politisi PDI-Perjuangan yang akrab disapa Bang Dhin, hasil PSU menentukan pemimpin dan arah Provinsi Kalsel ke depan.
BACA JUGA :
Waket DPRD Kalsel Bang Dhin Kecam Bom Bunuh Diri di Makassar, Imbau Warga Tak Takut Beribadah
BACA JUGA :
Waket DPRD Kalsel Bang Dhin Ingatkan Penyederhanaan Birokrasi di Pemprov Jangan Asal Pilih Pejabat
Oleh karena itu, dia berharap seluruh masyarakat yang melaksanakan PSU Pilgub Kalsel 2020 bisa berhadir ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberikan suara dan menyukseskan pesta demokrasi banua yang akan dilaksanakan pada 9 Juni 2021.

Bang Dhin juga mendorong jajaran KPU, Bawaslu, dan seluruh stakeholder pendukung, agar benar-benar menyiapkan dan menyusun anggaran untuk penyelenggaraan PSU yang dijadwalkan digelar Rabu, 9 Juni 2021 mendatang.
“PSU akan berjalan dengan lancar jika pendanaan serta sumber daya pendukung lainnya memadai,” ujarnya.
Rakor yang dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Kalsel Sarmuji, dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Kalsel, Bawaslu, serta partai politik pengusung kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel dengan tetap menerapkan protocol kesehatan.
“Kami mengharapkan bantuan dan dukungan semua pihak, agar dalam pelaksanaan PSU ini partisipasi pemilih dapat meningkat,” ucap Sarmuji.







