Ketua DPRD Kalsel : Dari Hati Nurani, Saya Imbau Semua Pihak Menahan Diri Jelang PSU 9 Juni 2021

Supian HK yang juga tokoh masyarakat HSU, meminta KPU dan Bawaslu, selaku penyelenggara dan pengawas PSU untuk bersikap tegas dan cepat bertindak jika terjadi pelanggaran.

“Ini ranahnya Panwaslu, jangan dibiarkan berlarut-larut misalnya ada baliho pasangan calon yang tidak sesuai aturan langsung turunkan. Begitu juga bila dan yang melakukan kampanye dalam bentuk apapun, jangan dibiarkan karena PSU tidak boleh ada kampanye atau sosialisasi,” ujarnya.

Legislator Kalsel ini juga mengajak kedua kandidat Cagub-Cawagub bersama-sama mengimbau pendukungnya untuk saling menahan diri dan menghentikan perang medsos untuk mendinginkan situasi menjelang bulan Puasa.

BACA JUGA :
Ketua Fraksi PKS DPRD Kalsel H Ardiansyah Minta Balai Jalan Memacu Proyek Jembatan Alalak 1

Menurut dia, jangan ada lagi upaya mobilisasi massa, mengarahkan masyarakat untuk memilih calon lain, agar tidak memancing reaksi kubu yang lain.

“Saya sangat mengharapkan, kondisi seperti jangan terulang lagi. Soal siapa yang dipilih pada PSU nanti,
serahkan saja kepada masyarakat untuk menentukan pilian sesuai hati nuraninya,” katanya.

Di sisa waktu jelang PSU, H Supian HK sekali lagi minta kedua pihak untuk saling menahan diri, melupakan masalah yang sudah lewat dan setop bikin gaduh di medsos.

“Hentikanlah membuat kegaduhan di masyarakat. Mari menyongsong PSU dalam situasi kondusif, sebagaimana kebiasaan warga Kalsel agamis,” ujarnya.

Untuk menyukseskan PSU, H Supiah HK mengimbau kepada masyarakat untuk berbondong-bondong mendatangi TPS-TPS saat PSU 9 Juni nanti untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sesuai hati nuraninya.

“Jangan sampai golput atau tidak memilih, karena ini kesempatan bagi masyarakat untuk menentukan siapa pemimpin Kalsel lima tahun yang akan datang,” ujarnya.

Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *