Untuk itu, Komisi II mengharapkan Bakeuda mengadakan kendaraan khusus masuk ke kawasan tambang untuk menyosialisasikan sekaligus pemantauan pemanfaatan air permukaan di berbagai perusahaan.
Dia menyatakan, di masa pandemi Covid-19, tidak bisa dipungkiri pemasukan daerah dari sektor pajak mengalami kontraksi.
“Seperti pajak kendaraan bermotor (PKB) tahun ini tidak ada kenaikan, tetapi masih mencapai target. Kita akan terus mencari sumber pendapan baru agar ada pemasukan lain bagi daerah,” ujarnya.
BACA JUGA:
Kunker ke Jawa Timur, Pansus III dan IV DPRD Kalsel Ingin Rekomendasi LKPj 2020 Lebih Berbobot.
Disinggung sejauh mana peran ESDM terkait SIPPA, menurut Iman, ternyata Distamben Kalsel, baru mengetahui adanya SIPPA untuk perusahaan pertambangan.
“Pak Kelik Isharwanto (Kadis ESDM Kalsel, red) juga baru mengetahui soal SIPPA untuk perusahaan tambang,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Energi Sumber Daya Manusia Kalsel Kelik Ishwartano tidak bisa dikonfirmasi.
Usai rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Kalsel, Rabu (14/4/2021), Kelik langsung ngeloyor pergi menghindari awak media.
Penulis : Elpian
Editor : Elpianur Achmad









