BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pidato Guru Wildan atau KH Muhammad Wildan Salman mendukung Paman Birin yang diduga sebagai kampanye terselubung, harus diklarifikasi secara cermat oleh Bawaslu Kalsel.
Sebab Guru Wildan berpidato saat memberi pengajian internal kepada murid-muridnya dalam majelis tertutup Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran Darussalam Martapura.
“Guru Salman berbicara kepada murid-murid beliau di internal pondok, artinya dalam majelis tertutup khusus para murid. Beliau juga tidak memaparkan visi dan misi paslon, juga tidak ada spanduk atau poster paslon di majelis, sehingga jelas tidak bisa disebut beliau telah melakukan kampanye terselubung,” kata M Imam Satria Jati, SH, CLA, praktisi hukum yang juga Ketua KNPI Kota Banjarmasin, Senin (19/4/2021).
BACA JUGA :
Jelang PSU Pilgub Kalsel 9 Juni 2021, Ini Kata Sekjen PKS dan Ketua DPW PKS Kalsel
Bahkan ada faktor kunci lainnya yang bakal semakin sulit membuktikan bahwa Guru Wildan telah berkampanye terselubung.
“Harus dilihat saat menyampaikan pernyataan mendukung Paman Birin, Guru Wildan bertindak sebagai apa? Sebab beliau sudah jelas bukan paslon, juga bukan tim kampanye, juga bukan relawan. Artinya sebagai subyek hukum, beliau sudah jelas tidak memenuhi unsur pelanggaran melakukan kampanye terselubung,” tegs Imam.
Menurut Imam, video pernyataan Guru Wildan sebagai ulama kharismatik Kalsel, justru harus dilihat dari sisi sosial kemasyarakatan, di mana sangatlah wajar jika seorang Guru, Kiai, Ulama, Habaib, atau pemuka agama memberi nasihat, wejangan dan arahan kepada para muridnya. Termasuk wejangan dalam konteks kontestasi demokrasi karena pemimpin yang bakal terpilih akan sangat menentukan kemaslahatan masyarakat dan jalannya pemerintahan ke depan.
“Seorang Guru pastilah mumpuni secara ilmu dan adab, sehingga dijadikan suri tauladan dan panutan oleh para muridnya dan bahkan masyarakat luas. Jika Guru Wildan menyarankan murid-murid beliau untuk mendukung Paman Birin, tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri berdasarkan mata hati nurani beliau,” katanya.







