Dia juga menyayangkan pengacara Denny Indrayana itu membut cerita seolah-olah orangtuanya berbuat curang dan pelaku kriminal. Lebih parahnya lagi, semua berita tersebut tersebar luas di media sehingga keluarganya menanggung malu.
“Jika anda laki-laki, tentu anda berani mempertanggungjawabkan dan meminta maaf,” tegas anak GN.
Usai kejadian, keluarga GN mendapat simpati dan dukungan dari warga Tambak Baru yang kemudian menggelar doa bersama Tolak Bala pada Selasa malam (27/4/2021), sebagai ungkapan syukur GN dinyatakan tak bersalah oleh Bawaslu, sekaligus berdoa agar kampung mereka dijauhkan dari bala dan para pembuat bala.
BACA JUGA :
Ketua DPPRD Kalsel Minta Pemprov Liburkan Saat Pencoblosan PSU Pilgub Kalsel 9 Juni 2021
Lalu bagaimana jika ternyata Raziv tak mau meminta maaf secara terbuka?
Menurut Rivaldi Guci SH, MH, Tim Hukum Birinmu, masyarakat Tambak Baru dengan kearifan lokalnya ternyata lebih dewasa dalam menyikapi persoalan tersebut dibanding pakar hukum atau praktisi hukum.
“Mereka lebih bijak, lebih memilih cara-cara santun dan tidak gegabah main lapor-lapor. Mereka lebih berfikir kemaslahatan dan rasa persaudaraan.
Sebagai orang Banua, mereka lebih memikirkan kerukunan. Kita (yang katanya berpendidikan) harusnya malu sama mereka.
Dengan kesantunan dan kebersahajaan Banjar, mereka hanya meminta Raziv meminta maaf secara terbuka,” kata Rivaldi, saat dihubungi Kamis (29/4/2021).









