Dia juga mengaku mendapat informasi hingga Jumat (30/4/2021) malam diduga Tim Denny terlihat berkeliling kampung sampai jam 11 malam.
“Artinya apa yang kita sebutkan bukan isu tanpa bukti, aksi tangkap tangan itu memang ada. Dan berdasarkan kenyataan di lapangan. Buktinya tadi malam mereka telah beropasi. Insya Allah amanah ini untuk menajaga banua ini akan kami laksanakan sebaik mungkin,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Tim Pemenangan Sahbirin Noor-Muhidin (BirinMu) Ahmad Maulana mengatakan, tim relawan jaga banua tidak akan melakukan hal yang sama seperti tim H2D bertindak di luar hukum.
BACA JUGA:
Habib Fathurrahman Minta Kubu Paslon Tertentu Hentikan Ulah Jatuhkan Marwah Ulama dan Habib Demi PSU
“Kami pun tidak ingin mengajarkan masyarakat melakukan tindakan di luar hukum. Artinya, apabila menemukan adanya pelanggaran dari tim paslon 02 di luar sepengetahuan kami, segeranya melaporkan ke pihak berwajib. Bukan ke kami, tetapi ke pihak berwajib,” katanya saat pengukuhan Relawan Jaga Banua.
Menurut Maulana, tugas Tim Relawan Jaga Banua adalah untuk memantau gerakan politik atau sosial di lingkungan masing-masing.
“Kita juga tidak mengarahkan masyarakat untuk berbuat anarkistis, artinya bila ada pelanggaran, tangkap dan serahkan ke pihak berwajib. Kami pun akan melakukan hal yang sama jika ada tindakan main hukum sendiri,” katanya.
Ahmad Maulana mengatakan, Pilkada Kalsel menjadi pintu masuk bagi kelompok luar untuk bermain, banyaknya kepentingan permodal non putra banua, berkedok anti oligarki. Mereka juga m
“Silahkan mereka bentuk tim OTT dengan nama apapun asalkan jangan melebihi batas seperti layaknya pengambil kebijakan hukum dengan menakuti warga melakukan sweeping, mendatangi rumah warga tanpa izin seperti yang terjadi di kabupaten banjar,” katanya.







