Pegawai KPK Ditanya ‘Bersedia Lepas Jilbab?’, Febri Diansyah Mengaku Tak Habis Pikir

Pertanyaan Soal Qunut

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengkritik pertanyataan soal doa qunut dalam tes wawasan kebangsaan yang diselenggarakan KPK kepada pegawainya.

Seperti diketahui, tes wawasan kebangsaan ini adalah salah satu rangkaian tes alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebelumnya, salah satu pegawai KPK yang mengikuti tes wawasan kebangsaan mengatakan bahwa salah satu pertanyaan yang diajukan kepadanya yakni apakah ia membaca qunut saat salat subuh.

“Ya ditanya subuhnya pakai qunut apa nggak? Ditanya Islam-nya Islam apa? Ada yang ditanya kenapa belum nikah, masih ada hasrat apa nggak?” ujarnya pada Rabu, 5 Mei 2021, dilansir dari Detik News.

BACA JUGA :
Kena OTT KPK, Bung Hatta Award 2017 Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah akan Dicabut

Anwar Abbas lantas mempertanyakan kejelasan mengenai jawaban apa yang akan dianggap benar oleh KPK atas pertanyaan tersebut.

“Saya tidak tahu betul bentuk pertanyaannya tentang qunut itu seperti apa. Apakah pertanyaannya berupa ‘apakah anda qunut atau tidak?’ Lalu kalau yang ditanya menjawab dia qunut atau tidak qunut pertanyaan saya jawaban mana yang dianggap benar oleh KPK, apakah yang membaca qunut atau tidak?” Anwar Abbas, Kamis, 6 Mei 2021.

Menurut Anwar, jawaban apapun yang dianggap benar oleh KPK akan membuat lembaga itu melanggar UU soal kebebasan beragama.

Sebab, jika membenarkan yang satu berarti menyalahkan yang lain. Padahal doa qunut dalam salat adalah hal yang bersifat furu’iyah atau cabang dan bukan masuk ke dalam masalah yang bersifat ushuliyyah atau pokok.

Penulis : Elpian
Editor : Elpianur Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *