BANTEN, Kalimantanlive.com – Ketua Umum (Ketum) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santoso mengigatkan JMSI terus semangat membangun ekosistem pers yang profesional dan sehat demi menangkal maraknya berita hoax.
“Apa yang kita lakukan ini bukan hanya untuk JMSI, tetapi demi menciptakan ruang publik yang sehat, membersihkan udara dari kabar bohong, fitnah, dan ujaran kebencian,” katanya usai melantik dan mengukuhkan Pengurus Daerah (Pengda) JMSI Provinsi Banten periode 2020-2025.
Pelantikan yang digelar di Function Hall Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (7/5/2021)
BACA JUGA:
Ketum JMSI Minta Presiden Joe Biden Akhiri Blokade Ekonomi AS atas Kuba
Anggota Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengatakan, hingga saat ini sudah terdapat 29 Pengda JMSI di seluruh tanah air.
Selain itu, JMSI yang sudah tercatat secara administratif di Dewan Pers juga tengah menjalani verifikasi faktual untuk menjadi konstituen Dewan Pers.
Sejauh ini, sudah tujuh Pengda JMSI yang dinyatakan lulus verifikasi faktual. Dibutuhkan tiga Pengda JMSI lagi sebelum JMSI secara keseluruhan dapat diterima sebagai konstituen Dewan Pers.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menekankan arti pentingnya berita yang diproduksi perusahaan media yang profesional.
Di tengah era new media seperti sekarang ini, ujarnya, masyarakat semakin membutuhkan informasi yang terpercaya dan tidak sekadar mengejar jumlah pembaca.
“JMSI diharapkannya mampu berperan sebagai filter informasi,” katanya.







