Jelang laga berakhir, baik Chelsea dan Leicester berusaha untuk mendapatkan gol. Termasuk, usaha Werner yang beberapa kali melakukan tembakan ke gawang Leicester. Sayangnya, hasilnya masih nihil.
Akhirnya hingga laga babak pertama usai skor tak berubah. Kedudukan tetap imbang 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Chelsea dan Leicester sama-sama tampil terbuka. Mereka sama-sama menampilkan permainan menyerang untuk mencuri gol di paruh kedua ini.
Usaha kedua tim pada menit-menit awal babak kedua belum membuahkan hasil. Hingga akhirnya pada menit 63, kebuntuan pecah saat Leicester sukses menjebol gawang Kepa Arrizabalaga.
Youri Tielemans tampil sebagai pahlawan bagi Leicester usai mencetak gol indah ke gawang Chelsea.
BACA JUGA: Hasil Liga Inggris, Liverpool Hajar Man United 4-2, The Reds Buka Asa ke Liga Champions
Berawal dari umpan Luke Thomas, Tielemans kemudian melanjutkannya dengan sepakan keras yang meluncur ke sudut kiri gawang Chelsea. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Leicester.
Setelah kebobolan, Chelsea meningkatkan serangan. Bahkan pada 20 menit akhir, Chelsea terus menggempur pertahanan Leicester. Schmeichel pun harus bekerja keras untuk menjaga gawangnya dari kebobolan.
Pada menit 89, drama terjadi kala Chelsea sukses mencetak gol ke gawang Leicester lewat usaha Ben Chilwell. Sayang gol tersebut digagalkan VAR karena Chilwell berada di posisi offside saat menerima umpan dari Thiago Silva.

Sayang hingga laga berakhir tak ada gol yang tercipta. Alhasil ketika wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir, Leicester berhasil memastikan kemenangan dengan skor 1-0. Hasil tersebut menjadikan Leicester juara Piala FA 2020-2021.










