Ketua Galuh Borneo Kalsel : Cermati Strategi Denny Indrayana Kirim Surat Terbuka ke Presiden

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Ketua Galuh Borneo Kalsel Dian Wulandari mengatakan, Denny Indrayana pernah menyebut Presiden Jokowi sewenang-wenang menggunakan kekuasaan karena mengerahkan aparat negara untuk membantu pemenangan pada Pilpres 2019.

Sekarang sebaga calon gubernur, Denny jusru meminta tolong Presiden agar membantunya menurunkan aparat negara di PSU Pilkada Kalsel.

“Denny bertindak lebay mengirimkan surat terbuka ke Presiden. Anak kecil juga tahu kalau surat itu tidak akan diperhatikan. Dan Denny lebih tahu karena sebenarnya dia dulu saat sidang sengketa Pilpres 2019 di MK pernah menyebut Pak Jokowi sebagai presiden petahana telah sewenang-wenang mengerahkan aparat negara meski akhirnya tak terbukti,” kata Dian Wulandari, di Banjarmasin, Sabtu (15/5/2021) sebagaimana rilis yang diterima Kalimantanlive.com.

BACA JUGA:
Tim Hukum Birinmu : Denny Indrayana Terbukti Gunakan Survei SMRC Jadi Alat Bukti di MK

BACA JUGA:
Pernah Dilaporkan, Rikval Tetap Sampaikan Rasa Simpati ke Denny Indrayana yang Positif Covid-19

Seperti diketahui pada Jumat (7/5/2021), Denny Indrayana mengirim surat terbuka kepada Presiden Jokowi mengadukan berbagai persoalan menjelang pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kalsel yang akan digelar 9 Juni 2021.

“Besar harapan kami, Bapak Presiden memberikan atensi dan mengabulkan permohonan kami, agar ada aparat negara yang mengawal PSU Pilgub Kalsel, supaya proses pembagian uang tidak dibiarkan terjadi dan menciderai proses demokrasi di Tanah Air kita,” tulis Denny sembari menyebut suratnya merupakan langkah terakhir karena berbagai saluran lain dalam sistem pemilu tidak berjalan ataupun berfungsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *