Masyarakat Banjarmasin Selatan, lanjut dia, tentu tidak mau ada oknum ASN yang memiliki posisi jabatan tertentu di kecamatan yang akan melaksanakan PSU disinyalir terlibat dukungan pada salah satu paslon.
Sementara dilansir dari Kalselsatu.net, dalam tayangan video Youtube, Kamis (20/5/2021) sekitar pukul 16.30 Wita, Plh Sekda Kota Banjarmasin Muhkyar menegaskan, tidak ada keterlibatan ASN untuk menjadi relawan atau Timses salah satu pasangan calon gubernur yang bertanding pada Pilgub Kalsel tahun ini.
“ASN harus netral itu harga mati, kalaupun ada yang melanggar dan terbukti oleh Bawaslu maka akan diberi sangsi bahkan dipecat,” ucapnya.
BACA JUGA:
DPRD Kalsel Berharap Deklarasi Damai PSU Pilgub Kalsel 9 Juni 2021 Bukan Sekadar Formalitas
Kepala BKD Kota Banjarmasin juga memastikan tidak ada ASN yang terlibat menjadi relawan di Pilgub Kalsel 2020.
Klarifikasi juga disampaikan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) dan Bendahara Kecamatan Banjarmasin Selatan yang disebut dalam video viral.
Sekcam Satriawan Ramadhan memastikan tidak benar dirinya menjadi sukarelawan salah satu pasangan calon seperti dalam vidio viral yang beredar.
“Yang dimaksud dalam video itu adalah relawan tapi yang terucap sekretaris Camat Banjarmasin Selatan dan Bendahara Camat Banjarmasin Selatan. Yang dimaksud sebenarnya sekretaris relawan dan bendahara relawan Kecamatan Banjarmasin selatan. Dan sudah dibuktikan dengan Surat Keputusan (SK) relawan tertanggal 11 Juli 2020,” katanya, sebagaimana video Banjarsatu.net.
Satriawan menyatakan, terkait soal kesalahpahaman itu, dirinya sudah mengklarifikasi ke tim relawan pasangan Cagub dan mereka sudah memahaminya.
Penulis : Elpian
Editor : Elpianur Achmad










