Puar berharap, dengan sentilan yang dilakukan, semoga mendapatkan perhatian pemerintah pusat untuk memberikan royalti lebih besar lagi.
Sementara itu, dalam video yang ditayangkan di akun twitter resmi Denny Indrayana @dennyindrayana, tanggal 21 Mei yang bertepatan dengan Hari Reformasi, Proff Denny mengatakan, salah satu yang diperjuangkan pada Hari Reformasi adalah semangat anti korupsi, kolusi dan nepotisme.
BACA JUGA:
Soal Survei 70 Warga Banjarmasin Politik Uang, Denny Dilaporkan ke Polda dan Didemo di Bawaslu
Dan KKN paling merusak di negeri kita. Tak terkecuali di Kalsel ketika bersentuhan dengan sumber daya alam.
Korupsi sumber daya alam menghadirkan kerusakan lingkungan, menghadirkan penggelapan pajak, menghadirkan biaya politik yang sangat besar.
Tolak Politik Uang. Tolak Koalisi Tambang Perusak Lingkungan. 🙏 pic.twitter.com/Y0maVKVraH
— Denny Indrayana (@dennyindrayana) May 21, 2021
Karena itu di Kalsel salah satu biaya Pilkada yang tertinggi pada saat kita bicara tentang bisnis batu bara, bisnis sumbar daya alam. Itu sebanya kita menolak segala bentuk politik uang.
Karena Pilkada yang bersentuhan politik uang berkorelasi langsung dengan investasi sumber daya alam yang koruptif, merusak lingkungan dan akhirnya mendatangkan banjir, bala bencana, ujarnya.
Penulis : Elpian
Editor : Elpianur Achmad







