JMSI Jatim Paparkan Peran Media Tangkal Hoax dan Radikalisme: Sajikan Berita Sesuai Fakta

SURABAYA, Kalimantanlive.com – Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jatim, Syaiful Anam, media pers harus terus membangun kepercayaan masyarakat dengan menyajikan sesuai fakta untuk menangkal berita hoax dan radikalisme.

“Hoax merupakan informasi, berita bohong yang banyak dijumpai di media sosial dan bahkan ada di media massa produk jurnalistik. Ini harus kita perangi karena meresahkan masyarakat,” katanya, dalam Zoom Meeting, Senin malam, 24 Mei 2021.

BACA JUGA:
Pelantikan JMSI Banten Dihadiri Ketua Komnas HAM, Ketum Teguh Santoso Ingatkan Hal Ini

Selain Saipul Anam, Bupati Magetan, Suprawoto, Wartawan Kompas dan Penulis Buku “Presiden dan Berita HOAX”, Yurnaldi serta N Aji Gunawan, Wakil Ketua PWOIN Jawa Tengah juga diminta memaparkan materi tentang, “Peran Media dalam Menangkal Berita Hoax dan Radikal”.

Kegiatan yang digagas MZK Institute melalui zoom meeting, diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia, berlangsung Senin malam, 24 Mei 2021 selama empat jam.

Berbagai pertanyaan dari peserta cukup beragam saat dibuka sesi tanya jawab yang dipandu moderator Agung Santoso.

Syaiful Anam mengatakan, untuk memerangi berita hoax media produk pers, media mainstream harus terus membangun kepercayaan masyarakat dengan menyajikan berita yang benar sesuai fakta.

“Caranya, ikuti Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam mencari dan menulis berita,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *