BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pemprov Kalsel kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-8 kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan predikat WTP tersebut diserahkan oleh anggota VI BPK RI, Prof Harry Azhar Azis pada Rapat Paripurna DPRD Kalsel, Kamis (27/5/2021).
BACA JUGA: Kamis LHP LKPD Diserahkan, Pemprov Berpeluang Raih Opini WTP Kedelapan dari BPK RI
BACA JUGA:
Audensi KPK RI Ketua DPRD Kalsel H Supian HK: Pastikan Penggunaan Anggaran Sesuai Aturan
Harry Azhar memberikan apresiasi kepada pemerintah Provinsi Kalsel dan DPRD Provinsi Kalsel beserta jajaran dalam rangka mendukung pengelolaan keuangan negara yang akuntabel dan transparans sehingga meraih predikat Opini WTP kembali diraih.
“Kita ucapkan selamat kepada Kalsel yang menerima opini WTP ke-8 kalinya,” ujarnya.

Meskipun memberikan opini WTP, BPK RI memberikan catatan khusus soal pengelolaan aset tetap miliki Pemerintah Provinsi Kalsel yang dianggap belum tertata rapi.
“Penataan aset belum tertib,” kata Harry Azhar Azis.
Pj. Gubernur Provinsi Kalsel, Dr Safrizal ZA mengapresiasi seluruh steakholder yang telah bekerja keras dalam pengelolaan dan laporan keuangan Pemprov Kalsel.
“Kami merasa terhormat atas opini WTP ini. Tentu, pencapaian ini akan menjadi motivasi untuk terus mengelola keuangan dengan seefektif dan seefisien mungkin,” katanya.
Menurut Safrizal, tantangan ke depan makin besar, terlebih di tahun-tahun ini. Di mana refocusing anggaran mesti dilakukan untuk penanganan wabah Covid-19.
“Years of challenge! Meski di bawah tekanan keadaan, Kalsel masih mampu mempertahankan opini WTP hingga ke-8 kalinya,” tambah pria kebanggan asa Aceh tersebut.









