Politisi senior Partai Golkar juga berharap Kesultanan terus melestarikan adat, tradisi dan budaya daerah termasuk kerajaan banjar yang sudah ratusan tahun tenggelam.
“Secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada Kesultanan Banjar, khususnya kepada Sultan Khairul Saleh yang memegang tongkat estafet kepemimpinan berkat dorongan tokoh-tokoh masyarakat dan dukungan generasi muda,” katanya.
BACA JUGA :
Apresiasi E-Sport di Kalsel, Ketua DPRD Kalsel Supian HK Siap Dukung Moril hingga Anggaran
Terakhir orang nomor satu di DPRD Kalsel berharap Kesultanan Banjar dapat menjadi inspirasi, sumber motivasi dan mereformasi generasi mudah di masa yang akan datang.
Anugerah Astakona
Selain gelar Datu Cendikia Hikmadiraja, Kesultanan Banjar juga menganugerahkan gelar Astaprana kepada sastrawan, budayawan, seniman yang mendedikasikan dirinya dalam melestarikan dan mengembangkan budaya banjar.

Anugerah Puspa Warna kepada pegiat pelestari lingkungan hidup dan pelastari flora fauna khas Banjar.
Anugerah Jagawana kepada mereka yang mendedikasikan dirinya dalam kedaruratan dan penanggulangan kebencanaan.
Anugerah Astakona kepada mereka yang merawat dan melestarikan kuliner khas banjar.
Anugerah Cendikia kepada mereka yang mewakafkan dirinya untuk pengembangan dakwah dan keilmuan kepada masyarakat.
Puncak Milad ke 516 Kesultanan Banjar dihadiri Ketua Dewan Mahkota Kesultanan Banjar HG Rusdi Effendi AR, Tuan Guru Besar Mufti Kesultanan Banjar KH Husin Nafarin, Kapolresta Banjarmasin, Wali Kota Banjarmasin terpilih Ibnu Sina dan lain-lain.
Penulis : Elpian
Editor : Elpian Achmad










