BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Organisasi Pekerja Transportasi Tambang (OPTT) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadu ke DPRD Kalsel terkait angkutan tambang yang banyak dikuasi bukan oleh penduduk lokal.
Anggota Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi energi sumber daya mineral (ESDM) dan perhubungan H Hormansyah SH SAg MH mengemukakan itu usai menerima Ketua Umum Pelopor OPTT provinsi tersebut di Banjarmasin, Senin (12/7/2021) siang.
BACA JUGA :
Terima 5 Tuntutan Masyarakat Tabalong Soal Jalan Terkait Semen PT Conch, Ini Sikap DPRD Kalsel
BACA JUGA:
Anggota DPRD Kalsel Dukung Aksi Warga Tabalong Protes Jalan Rusak Akibat Angkutan Besar
“Dalam pertemuan itu, Ketua Umum Pelopor OPTT Kalsel M Ihsanul Arifin mengatakan, bahwa transportasi tambang di provinsinya selama ini dikuasai orang-orang bukan penduduk setempat atau lokal,” kutip Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
“Ia menginginkan transportasi tambang tersebut oleh penduduk lokal. Karena mereka juga mempunyai kemampuan untuk itu,” lanjut anggota DPRD Kalsel dua periode itu mengutip keinginan OPTT provinsi setempat.
Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong tersebut menyatakan, menyambut positif atas pemikiran Ketua OPTT itu.
“Idealnya dalam hal transportasi tambang memberdayakan penduduk lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” demikian Hormansyah.
Pada kesempatan terpisah, anggota Komisi III DPRD Kalsel HM Izhar Marzuki SE dari Partai Gerindra berpendapat, persoalan OPTT itu berkaitan dengan ketenangan kerjaan.









