Ginting bermain lebih menekan di awal gim kedua. Ginting lebih berinisiatif melakukan tekanan dengan melakukan smes yang membuat Cordon kerepotan.
Tekanan yang terus diberikan Ginting membuatnya bisa unggul 7-2 atas Cordon. Cordon berhasil memutus perolehan poin Ginting dan merebut dua poin beruntun untuk memperkecil ketinggalan jadi 4-8.
BACA JUGA :
Eko Yuli Irawan Persembahkan Medali Perak di Olimpiade Tokyo di Cabang Angkat Besi
BACA JUGA :
Windy Cantika Aisah Raih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Menpora Video Call
Namun, Ginting kembali bisa mengendalikan situasi pertandingan. Tiga poin direbut Ginting untuk membuatnya unggul jauh 11-4 di interval gim kedua.
Cordon mampu bangkit dengan merebut enam poin untuk bisa memperkecil kedudukan jadi 10-13. Dalam situasi mulai tertekan, Ginting mampu tetap tampil tenang untuk bisa menjauhkan skor jadi 15-10.
Ginting bisa mendulang poin tambahan memanfaatkan kesalahan pengembalian yang dilakukan oleh Cordon hingga unggul 18-11. Ginting kemudian bisa merebut tiga poin krusial untuk menutup gim kedua dengan 21-13.
Selamat, Ginting akhirnya berhak mendapatkan mendali perunggu dari cabang tunggal putra Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020 (Tokyo Olympics 2020).
Penulis : Eep
Editor : Elpian Achmad









