Namun wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong itu membenarkan rasa buah Limpasu kemasaman/keasamannya luar biasa.
“Oleh karena itu menimbulkan dugaan kandungan vitamin C pada buah Limpasu tersebut tinggi dan cocok untuk pencegahan atau pengobatan COVID-19,” ujar Firman Yusi.

Sementara informasi Kalimantanlive.com dari Kecamatan Hantakan (masuk kawasan Meratus) Kabupaten HST, buah Limpasu di wilayah tersebut kini sudah habis karena banyak yang mengambil.
Pasalnya buah Limpasu atau si Buah Hutan Meratus itu juga dapat menjadi alat kecantikan seperti membuat kulit/wajah menjadi mulus bersih yang banyak perempuan pedalaman tersebut gunakan.
Editor : Elpian Achmad







