Melihat fakta tersebut, Bang Dhin bersama Fahrin Nizar(Komisi III DPRD Kalsel), Wahyudi Rahman (Komisi IV DPRD Kalsel) dengan didampingi Dra Hj Nurlianie Dardie (Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Prov Kalsel) berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI untuk koordinasi dan Konsultasi Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sekiranya bisa dimanfaatkan Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2021).
Turut berhadir dari Perpusnas RI Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Dr Upriyadi serta Koordinator Pengembangan Perpustakaan Umum Nuradisaputra.
BACA JUGA:
Bang Dhin Sarankan Pemprov Kalsel Pakai Reward and Punishment untuk Tingkatkan Pendapatan
Politisi PDIP itu juga menegaskan sesuai saran Perpusnas RI agar dana DAK ini dimaksimalkan penyerapannya, berdasarkan hasil koordinasi dan konsultasi didapatkan bahwa angka serapan Kalsel masih sekitar 60 persen. Tentunya ini harus dipertanggungjawabkan dengan baik.
“Pemprov, Pemkot dan Pemkab harus sering-sering bersinergi dengan pusat, DAK ini jadi peluang besar, tapi tentunya syarat-syarat harus dilengkapi dengan penuh tanggung jawab dan siap bertanggung gugat.” tutur Bang Dhin
Sebagai informasi, untuk tahun 2022 yang mendapat DAK adalah Dispersip Prov Kalsel, Dinas perpustakaan yang meliputi Kabupaten Barito Kuala, Tapin, Tanah Laut, HSS, HST, HSU, Tabalong, Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Dibutuhkan komitmen penuh dari pemerintah daerah, termasuk di dalamnya pendampingan kepada SKPD penerima DAK, dan itu wajib” kata Bang Dhin.(*)
Editor : Elpian Achmad










