BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto mengatakan personil kepolisian yang akan mengawal atlet Kalsel di PON 2020 Papua berasal dari Satuan Brimob Polda.
“Nanti beliau (Dansat Brimob) yang diberangkatkan memimpin pengamanan atlet-atlet Kalsel,” katanya, usai mengikuti Rapat Paripurna Pengesahan RAPBD Perubahan di DPRD Kalsel, Kamis (16/9/2021).
Menurut Irjen Rikwanto, selain dipimpin Dansat Brimob, dari kepolisian ada 20 anggota yang diberangkatkan untuk pengamanan atlet Kalsel.
“Yang jelas ini dari kepolisian untuk membantu mengamankan atlet-atlet beberapa cabang olahraga dari Kalsel,” katanya.
BACA JUGA :Pemprov Kalsel Anggarkan Rp 600 Juta untuk Pengamanan Atlet di PON 2020 Papua
Disinggung biaya pengamanan sebesar Rp 600 juta yang dianggarkan Pemprov Kalsel, Kapolda menyatakan soal anggaran itu dari pemerintah daerah, pihaknya tidak mengurusi anggaran.
“Saya tidak mengurusi anggarannya, itu dari Dinas Pemuda dan Olahraga,” katanya.
Kapolda Kalsel menambahkan selain tim pengamanan dari daerah masing-masing kontingen, di Papua juga ada pengamanan gabungan dari Mabes Polri.
“Sementara pengamanan dari Polda hanya untuk kontingen dari Kalsel, yang nantinya bergabung di sana.
Masing-masing Polda juga mengamankan kontingennya,” kata Irjen Rikwanto.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel H Suripno Sumas mengungkapkan, untuk pelaksanaan PON XX 2020 Papua ini ada sedikit kekhususan dalam penyelenggaran PON sebelumnya seperti di Jawa Barat, mengingat situasi di Papua itu masih belum kondusif, sehingga setiap kontingen itu diwajibkan menyiapkan pengamanan daerah.
“Karena PON Papua ini ada kekhususan, maka pemerintah provinsi menyiapkan anggarannya, yakni anggaran pengamanan sebanyak Rp 600 juta,” katanya.










