BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Kepala Badan Keungan Daerah (Bakeuda) Kalsel Agus Dian Noor memperkirakan anggaran atlet PON Rp 10 miliar akan cair pada awal Oktober 2021
“Sekarang lagi proses evaluasi Mendagri,” ujar Agus Dia Noor kepada wartawan usai rapat TPAD Provinsi Kalsel dan Badan Anggaran DPRD Kalsel, di Banjarmasin, Senin (20/9/2021).
Agus Dian mengatakan, belum cairnya dana hibah atlet Kalsel di PON 2020 Papua sebesar Rp10 miliar di anggaran perubahan 2021 karena masih menunggu hasil evaluasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Jakarta.
“Kita mengharapkan waktunya paling tidak 15 hari, kalau bisa 8 atau 10 hari sudah keluar hasil evaluasi tersebut,” kata Agus.
Menurut Agus setelah anggaran perubahan 2021 kemarin disetujui, kemudian dibawa ke Kemendagri untuk evaluasi.
“Kalau nanti hasil evaluasi itu sudah keluar, maka selanjutnya proses DPA dan dana PON sudah bisa dicairkan. Kami harapkan di awal Oktober bisa cair anggarannya, tidak sampai PON berakhir,” jelas Agus.
Sebelumnya, Komisi IV DPRD Kalsel membidangi keolahragaan mendesak Pemprov melalui Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) segera mencairkan dana hibah untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021 sebesar Rp10 miliar.
“Jika DPA nya keluar, maka dana PON itu segera dicairkan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin kepada wartawan di Banjarmasin, Senin (20/9/2021)
Desakan Komisi IV DPRD Kalsel ini disampaikan setelah sebelumnya beraudiensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di Jakarta seputar pelaksanaan PON Papua.









