Jembatan Sei Alalak dibangun dengan panjang keseluruhan 850 meter yang terbagi menjadi bagian jembatan utama (struktur cable stayed) sepanjang 130 meter, jembatan pendekat (struktur pileslab) sepanjang 295 meter dan oprit jembatan sepanjang 425 meter.
Proyek pembangunan jembatan ditangani oleh Konsorsium PT Wijaya Karya (Persero) Tbk-PT Pandji dengan nilai konstruksi Rp 278 miliar.
BACA JUGA:
Komisi III DPRD Kalsel Dorong Proyek Jembatan Pulau Laut Dilanjutkan di 2022 dan Masuk PSN
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menargetkan, Jembatan Alalak akan menjadi ikon baru Banjarmasin dan Kalsel, dan destinasi wisata untuk wisatawan yang menggemari susur sungai.
“Pemanfaatan ruang terbuka di lahan sisi jembatan yang dapat dimanfaatkan menjadi ruang publik, sehingga dapat menjadi daya tarik wisatawan dari dalam dan luar Kalsel,” tambahnya.
Ibnu mengatakan, Jembatan Sei Alalak dengan pemanfaatan dan perawatan, akan bisa digunakan hingga 100 tahun mendatang.
Penulis : Eep
Editor : Elpian Achmad







