Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Jembatan Sungai Alalak Banjarmasin di Kalimantan Selatan segera dibuka untuk umum.
Menurut Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, pemerintah sudah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR agar jembatan itu dibuka untuk umum.
“Benar, Bapak Presiden meminta agar Jembatan Alalak ini segera dibuka. Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” kata Heru Budi Hartono kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, dalam keterangannya, Minggu (26/9/2021).
BACA JUGA: Ketua DPRD Supian HK Surati BBPJN XI, Perjuangkan Aspirasi Agar Jembatan Alalak 1 Banjarmasin Dibuka
Jembatan Sei Alalak Banjarmasin, menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala menuju Kalimantan Tengah.
Kawasan Handil Bakti Batola dan Kayutangi Banjarmasin dikenal macet sejak proyek jembatan berjalan selama dua tahun sejak 2019.

Warga dari Banjarmasin menuju ke Batola atau sebaliknya hanya bisa menggunakan jembatan Alalak 2 yang merupakan satu-satunya jalan alternatif terdekat. Kemacetan parah setiap hari terutama terjadi pada jam-jam sibuk pagi dan sore.
Setelah pembangunan Jembatan Alalak selesai, untuk mengurangi kemacetan, masyarakat mendesak agar jembatan bisa dibuka untuk umum sambil menunggu peresmian oleh Presiden Jokowi.
Diketahui, Jembatan Sei Alalak sudah selesai seluruh proses pembangunannya pada Jumat (24/9/2021) kemarin. Jembatan Alalak Cable Stayed sudah menjalani uji coba ketahanan beban pada pertengahan September 2021 dan dinyatakan layak.
Jembatan Kayutangi Baru Banjarmasn ini dibangun untuk menggantikan Jembatan Kayutangi 1 yang berusia sekitar 30 tahun dan memberikan manfaat besar bagi perekonomian masyarakat.









