PONTIANAK, KALIMANTANLIVE.COM – Pesawat kargo membawa bahan bakar minyak (BBM) tergelincir di Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan, Kalimantan Utara, Senin (28/9/2021).
Untuk mengamankan lokasi, pihak PLN mengevakuasi BBM yang ada di dalam pesawat.
Setelah itu PLN menyatakan pasokan BBM dalam keadaan aman karena telah dievakuasi.
Pesawat kargo tersebut membawa 1.200 liter BBM High Speed Diesel (HSD) untuk disalurkan ke Unit Listrik Desa (ULD) Kecamatan Krayan, Nunukan, Kaltara. Namun terjadi insiden tergelincir saat mendarat di bandara.
Duh! Swiss Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Permudah Akses Donasi Sperma hingga Bisa Adopsi Anak
Manager PT PLN Persero UP3 Kalimantan Utara, Suparje Wardiyono mengatakan BBM yang dibawa pesawat kargo itu juga telah disalurkan ke PLTD Long Layu.
“Selain memasok ke ULD Krayan, juga memasok untuk PLTD Pa’ Upan dan PLTD Long Layu di Kecamatan Krayan Selatan, Nunukan,” kata Suparje mengutip Antara.
Mulanya, pesawat kargo membawa 1.200 liter BBM jenis solar. Pesawat berangkat dari Bandara Juwata Tarakan dan menuju Krayan.







