Kakek 67 Tahun di Sumbar Diserang Beruang Madu, Meski Luka Parah Tapi Selamat Berkat Kaleng Cat

“Tujuannya untuk melihat apakah ada bekas jejak dan cakaran dari beruang.”

“Tim penanganan konflik dari RKW Pesisir Selatan juga mendatangi rumah korban,” katanya.

Ia berharap, masyarakat untuk dapat membuat alat bunyi-bunyian seperti meriam karbit.

Kata dia, karena hal tersebut biasanya cukup efektif dalam penghalauan atau pengusiran satwa liar berupa beruang agar menjauh dan masuk ke dalam habitatnya lagi.

“Sampai dengan hari Senin (27/9/2021) kami masih melakukan monitoring pasca-penanganan konflik,” katanya.

editor : NMD
sumber : tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *