“Perlu terobosan yang besar, yang salah satu caranya untuk mendapatkan biaya produksi rendah dengan pinjam pakai lahan eks TaMmbang PT Arutmin Indonesia sebagai padang pengembalaan,” katanya kepada Komisi II DPRD Kalsel.
Menurut Suharyo, lahan eks Tambang PT Arutmin Indonesia yang sudah direklamasi merupakan lahan yang sangat potensial untuk pengembangan sapi baik dari sisi luas maupun sumber pakan ternak.
“Kami bersyukur dengan kehadiran dari Komisi II ini bisa mensuport karena cita-cita Dinas Peternakan ini ingin mengembangkan peternakan dengan biaya rendah. Dan padang pengembalaan itulah kita harapkan segera terealisasi,” ujar Suharyo.
Pertemuan tersebut juga dihadiri dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan.(hms DPRD Kalsel)
Editor : Elpian










