BANJARMASIN, kalimantanlive.com – Meski Banjarmasin masuk dalam beberapa kota yang turun level PPKM, Wali Kota Ibnu Sina tidak akan segera membuka objek wisata.
Wali Kota Banjarmasin tidak ingin tergesa-gesa menerapkan atau memberlakukan status PPKM Level 2 nantinya.
“Kita masih menunggu Inmendagrinya keluar,” ujar Ibnu.
Apabila nantinya memang status zonasi berhasil turun level, Ibnu tak menampik akan lebih melonggarkan sektor ekonomi.
Namun ketika disinggung mengenai sektor pariwisata, Ibnu pun sepertinya masih ingin melakukan pertimbangan-pertimbangan, alias tidak ingin tergesa-gesa membukanya.
Ibnu mengaku akan terlebih dahulu memastikan apabila wisata dibuka, tetap bisa terkendali.
“Kami ingin pastikan lagi dengan Dinas Pariwisata. Jika ingin membuka, pastikan terkendali,” katanya.
Bukan tanpa alasan Ibnu ingin memastikan terlebih dahulu, karena tidak ingin dibukanya pariwisata di Banjarmasin justru menjadi boomerang.
“Jangan sampai menimbulkan kerumunan. Karena kita khawatir eforia masyarakat, apalagi bila sudah ke Level 2,” katanya.
Hal ini pun juga berlaku terkait dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengundang masyarakat luas, seperti konser dan semacamnya.
“Untuk kegiatan konser juga masih belum. Kita tunggu saja Inmendagri,” pungkasnya.
(M Khaitami/banjarmasinpost.co.id)









