BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Berikut update harga emas Antam dan UBS di Pegadaian, Jumat (8/10/2021). Harga emas naik tipis dibandingkan kemarin.
Dilansir dari website PT Pegadaian, harga emas hari ini untuk emas Antam ukuran 2 gram mencapai Rp 1.847.000, atau naik Rp 3.000 dibandingkan harga pada Kamis (7/10/2021).
Namun bagi anda yang menginginkan emas antam ukuran 0,5 gram dan 1 gram, sementara ini tidak tersedia di Pegadaian.
Di Pegadaian, logam mulia Antam dijual dalam bentuk batangan dengan beberapa ukuran berat. Misalnya 1 gram, 2 gram, 5 gram, hingga 1.000 gram.
Baca Juga :Harga Emas di Pegadaian Kamis (7/10/2021) Anjlok, 2 Gram UBS Cuma Rp 1.795.000, Antam Lebih Mahal
Baca Juga :Emas Antam 2 Gram Dipatok Rp 1.855.000, Berikut Rincian Emas di Pegadaian 2 Oktober 2021
Perlu diketahui, Pegadaian juga menjual emas UBS keluaran PT Untung Bersama Sejahtera.
Produk emas Antam dan UBS ini bisa didapatkan di toko emas, butik perusahaan maupun Pegadaian.
Berikut ini rincian harga emas Antam dan Emas UBS di Pegadaian, 8 Oktober 2021
Harga emas Antam:
Harga emas 2 gram: Rp 1.847.000
Harga emas 3 gram: Rp 2.742.000
Harga emas 5 gram: Rp 4.536.000
Harga emas 10 gram: Rp 9.013.000
Harga emas 25 gram: Rp 22.401.000
Harga emas 50 gram: Rp 44.719.000
Harga emas 100 gram: Rp 89.357.000
Harga emas 250 gram: Rp 223.116.000
Harga emas 500 gram: Rp 446.013.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 891.982.000
Harga emas UBS
Harga emas UBS di Pegadaian pagi ini Jumat, 8 Oktober 2021 naik Rp 1.000 untuk ukuran 1 gram dibandingkan Kamis (7/10/2021).
Berikut harga emas UBS di Pegadaian:
Harga emas 0,5 gram: Rp 483.000
Harga emas 1 gram: Rp 906.000
Harga emas 2 gram: Rp 1.797.000
Harga emas 5 gram: Rp 4.440.000
Harga emas 10 gram: Rp 8.831.000
Harga emas 25 gram: Rp 22.034.000
Harga emas 50 gram: Rp 43.976.000
Harga emas 100 gram: Rp 87.917.000
Harga emas 250 gram: Rp 219.726.000
Harga emas 500 gram: Rp 438.933.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 876.919.000
Kekhawatiran Inflasi Akibat Krisis Energi Jadi Sentimen Positif
Sementara itu, penguatan harga emas global masih tertahan sentimen penguatan dollar AS. Sebelumnya, harga emas sempat bergerak naik karena adanya kekhawatiran inflasi dari lonjakan harga energi akibat krisis.
Mengutip Bloomberg, Kamis (7/10), harga emas kontrak Desember 2021 di Commodity Exchange, turun 0,06% ke US$ 1.760 per ons troi. Sementara dalam sepekan harga emas menguat 0,17%.
Dalam riset Monex, Kamis (7/10), memaparkan harga emas sempat kembali bergerak menguat karena pelaku pasar kembali menghindari aset berisiko dan mengoleksi emas sebagai aset safe haven. Faktor yang mempengaruhi adalah kekhawatiran lonjakan harga energi akibat krisis energi baru-baru ini berpotensi memicu inflasi dan menggagalkan pemulihan ekonomi global.
Selain itu, hubungan perdagangan AS-Tiongkok yang rapuh, serta krisis utang Evergrande Tiongkok dan kebutuhan atas plafon utang AS juga memicu aksi hindar aset berisiko.
Namun, penguatan harga emas masih terbatas, karena dollar AS kembali menguat mendekati puncak satu tahunnya. Dollar AS terus mendapat dukungan dari ekspektasi The Fed akan mulai mencabut stimulus besar era pandemi di November. “Penguatan dollar AS berpotensi menghambat kenaikan kenaikan harga komoditas berdenominasi dollar AS termasuk emas,” kata analis dari Monex Investindo Futures.
Pasar mungkin juga mulai memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga di 2022 di tengah kekhawatiran kenaikan inflasi lebih cepat dari perkiraan. Spekulasi pengetatan lebih awal oleh The Fed diperkuat oleh laporan ADP yang optimis, ini menunjukkan bahwa pengusaha sektor swasta di AS menambahkan 568 ribu pekerjaan pada bulan September.
editor : NMD
sumber : banjarmasinpost.co.id










