Vaksinasi Siswa di SMKN 2 Amuntai Terkendala Izin Orangtua, Ini yang Dilakukan Polres dan Dinkes HSU

AMUNTAI, KALIMANTANLIVE.COM – Meski sudah digalakkan vaksinasi, namun masih banyak siswa yang enggan di vaksin.

Seperti di SMKN 2 Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) banyak siswa tak mau vaksin karena terkendala izin orantuanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten HSU bekerjasama dengan Polres HSU dan Kodim 1001 Amuntai terus berusaha untuk meningkatkan jumlah vaksinasi di tingkat pelajar.

Salah satunya adalah di SMKN 2 Amuntai yang saat ini juga telah dilakukan vaksinasi dosis kedua.

Namun, meski begitu secara jumlah Masih banyak siswa yang belum mengikuti vaksinasi.

Kepala SMKN 2 Amuntai Hery Fitriadi mengatakan saat ini siswa yang telah mengikuti vaksin tahap 1 sebanyak lebih dari 400 siswa.

Namun, jumlah ini memang masih belum maksimal karena jumlah siswa yang ada keseluruhan saat ini adalah 980 siswa.

Baca Juga :Usai Vaksin Siswa SMA Meninggal, Disdik Jember: Kalau Itu Menyebabkan Kematian, Bisa Mati Semua Anak-anak

Baca Juga :VIRAL Instagram, Kakek dan Nenek di Wonogiri Jalan Kaki Tempuh Jarak 6 Km demi Vaksin, Netizen Terharu

Baca Juga :Di Banjarbaru NIK Tak Terbaca saat Mau Vaksin, Sehari Ada 50 Laporan, Disdukcapil Pun Lakukan Ini

Dirinya mengatakan sebenarnya baik dari Polres Hsu ataupun Dinas Kesehatan sudah memberikan penawaran untuk melakukan vaksinasi kembali.

Namun dari pihak sekolah masih terkendala dengan adanya siswa yang tidak mendapatkan izin dari orangtua untuk mengkuti vaksinasi.

Sebelum mendapatkan vaksinasi, siswa diberikan surat keterangan bahwa kegiatan vaksinasi mendapatkan izin dari orang tua. Sayangnya, sebagian dari mereka tidak mendapatkan izin tersebut dengan alasan diantaranya karena sudah sehat dan dan merasa tidak perlu.

Dengan adanya fenomena ini maka pihak sekolah Rencananya akan berkoordinasi langsung dengan orang tua siswa bahwa vaksinasi diharapkan bisa dilakukan karena siswa yang nantinya juga mengikuti praktek kerja lapangan mendapatkan syarat sudah melakukan vaksinasi dari instansi tempat mereka melakukan magang tersebut.

“Kami akan berikan penjelasan kepada orang tua wali di mana mungkin saat ini masih ada orang tua yang belum mendapatkan informasi secara lengkap mengenai vaksinasi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *