kalimantanlive.com – Meski semua setuju tempe adalah makanan murah dan bergizi, tapi tak semua orang bisa mengonsumsinya.
Tempe bisa digoreng saja, dimasak berbumbu, bahkan dibakar, ada saja yang bisa dilakukan dengan bahan makanan yang terbuat dari kedelai ini.
Meski dianggap bergizi, ada beberapa makanan yang tidak boleh dimakan secara berlebihan atau dilarang untuk dimakan oleh orang-orang dalam kondisi tertentu, salah satunya adalah tempe.
Ada kelompok orang yang sebaiknya berhati-hati dengan makanan yang satu ini, karena justru bisa membahayakan kesehatannya.
Jika Anda atau orang-orang terdekat memiliki 2 kondisi ini, mulai sekarang hindari makanan ini meski merupakan salah satu favorit Anda.
Kondisi yang seperti apa saja?
Berikut ini kondisi orang yang dilarang memakan tempe
BACA JUGA Legislator Yani Helmi Tagih Janji Bakeuda Kalsel agar Pengurusan BBN-KB Dikembalikan ke Kabupaten
1. Penderita Asam Urat
Penderita asam urat ternyata tak boleh berlebihan mengonsumsi tempe.
Melansir Health Line seperti dikutip dari Kompas.com, dalam banyak kasus, penyebab pasti penyakit asam urat atau hiperurisemia tidak diketahui.
Tetapi, dokter percaya kondisi itu mungkin terjadi karena kombinasi faktor keturunan, hormonal, dan makanan.
Untuk itu, apa saja makanan yang dikonsumsi penderita asam urat harus diperhatikan.
Melansir Buku Menu dan Resep untuk Penderita Asam Urat (2008) oleh Rita Ramayulis, DCN, M.Kes dan Ir. Trina Astuti, MPS., makanan sehari-hari lebih kurang mengandung 600-1.000 mg purin setiap harinya.
Pada seseorang yang memiliki faktor risiko penyakit asam urat atau pada kasus penderita asam urat, kandungan purin pada makanan sebaiknya dibatasi kira-kira 100-150 mg.
Makanan yang mengandung purin tinggi (100-1.000 mg purin per 100 gram bahan), misalnya: alkohol, bebek, angsa, ikan sarden, makarel, kerang, kepiting, jeroan, dan masih banyak lagi.
Makanan-makanan tersebut patut diwaspadai karena bisa menjadi makanan penyebab asam urat.
Nah, kacang kedelai sebagai bahan baku pembuatan tempe ternyata memiliki kadar purin sedang yang yaitu sekitar 9-100 mg purin per 100 gram bahan.








