“Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia,” katanya.
Kemudian, lanjut dia, komite khusus di Kerajaan Saudi Arabia sedang bekerja saat ini guna meminimalisir segala hambatan yang menghalangi kemungkinan tidak dapatnya jemaah Indonesia untuk melakukan ibadah umrah. “Untuk ke depannya kami sangat berharap ibadah haji juga sudah mulai buka,” katanya.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief mengharapkan Pemerintah Arab Saudi segera memberikan izin penerbangan bagi jemaah umrah dari Indonesia.
“Ya kita berharap lebih cepat ya. Mudah-mudahan sudah selesai itu. Sudah ada penerbangan dalam satu bulan ke depan, atau bahkan lebih cepat,” ucap Hilman, saat live Instagram bersama IDN Times, Selasa (12/10/2021).
Hilman mengatakan Pemerintah saat ini terus mempersiapkan beberapa teknis pemberangkatan jemaah umrah dari Tanah Air.
Persiapan, kata Hilman, juga perlu dilakukan oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
“Ada kesiapan teknis di kita, penyelenggara termasuk PPIU dan travel haji dan umrah yang memberikan layanan. Mereka siap, kita juga sistemnya siap yang diatur pemerintah dan juga jemaahnya siap,” kata Hilman.
Para jemaah juga, menurut Hilman, harus mempersiapkan diri menjalankan protokol yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.
Baca Juga :LENGKAP, Jadwal Thomas & Uber Cup 2021 Indonesia vs Taiwan Hari Ini: Live TVRI & TV Online Usee TV
Baca Juga :Dewa 19 Bakal Konser Tatap Muka 30 Kota, Ahmad Dhani Ingatkan Baladewa Harga Tiketnya Jutaan
Hilman mengatakan, nota diplomatik Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia belum memberikan gambaran secara detil mengenai persyaratan serta protokol yang harus dijalani oleh jemaah dari Indonesia.
“Masih umum sifatnya, tapi sudah ada gambaran umum seperti karantina. Itu sudah dikasih tahu,” katanya.









