Jika melihat keberadaan 3 ganda putra Merah Putih dalam peringkat 10 besar dunia, seharusnya hal itu tidak sulit dilakukan.
Tim Indonesia bisa mengandalkan kombinasi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (rank 1), Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (rank 2), atau Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (rank 7).
Kemudian ditambah pasangan muda peraih trofi Kejuaraan Dunia Junior 2019, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Akan tetapi potensi besar tersebut harus menghadapi tantangan yang tak mudah.
Mengingat hampir tiap pemain sedang menghadapi penurunan tren performa.
Sebagai contoh, Marcus/Kevin menelan kekalahan dari pasangan Lee/Wang (Taiwan) dan Chia/Soh (Malaysia) di ajang Olimpiade Tokyo.
Bahkan dalam babak perempat final (8 besar) Sudirman Cup 2021 pekan lalu, The Minions juga gagal menyumbang poin usai kembali takluk di tangan Chia/Soh.
Beralih ke skuad Piala Uber. Tim Merah Putih kali ini banyak menyertakan para pemain junior dan debutan.
Di sektor tunggal putri bisa dibilang hanya Gregoria Mariska Tunjung yang sudah punya pengalaman dan jam terbang tinggi.
Sementara Putri Kusuma Wardani dan Ester Nurumi Tri Wardoyo diharapkan bisa membuat kejutan jika dipasang sebagai tunggal ke-2 atau ke-3.
Pos ideal untuk nomor ganda putri utama tentu saja menjadi milik pasangan peraih emas Olimpiade Tokyo, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
Baca Juga :JADWAL Piala Thomas dan Uber 2020, Laga Pertama Fase Grup Mulai Hari Ini, Live di TVRI
Baca Juga :JADWAL Thomas dan Uber Cup 2021, Indonesia Hadapi Thailand dan Prancis Siang Ini, Live TVRI!
Baca Juga :LIVE TVRI Piala Uber 2021, Indonesia vs Jepang, Perjuangan Terakhir Gregoria Mariska Cs di Fase Grup







