Beratkan Orangtua Murid, Komisi IV DPRD Kalsel Protes Tes Antigen bagi Pelajar Jelang PTM

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan yang membidangi pendidikan memprotes kebijakan tes antigen bagi pelajar tingkat SMA/SMK untuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Protes tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin saat menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel.

“Kami akan mengirim surat sebagai protes keras kepada Gugus Tugas penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Kalsel,” ujar Lutfi Saifuddin di Banjarmasin, Rabu (13/10/2021).

BACA JUGA:
PPKM DIPERPANJANG LAGI, 5-18 Oktober 2021 di Seluruh Wilayah, Luhut: Warung dan Bioskop Boleh Buka

BACA JUGA:
Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalsel, di Tapin Ada 3 Sekolah Masuk Seleksi, Ini Syarat-syaratnya

Alasan Lutfi adanya kebijakan yang mewajibkan tes antigen bagi pelajar di tingkat SMA/SMK ini tanpa dibarengi bantuan apapun karena anggarannya tidak ada.

Politisi Gerindra ini mengingatkan harga untuk setiap siswa melakukan tes antigen tersebut paling murah Rp 70 ribu dan sifatnya hanya satu kali penggunaan.

“Kalau dilakukan hanya satu kali tidak ada manfaat berkelanjutannya, akhirnya hanya menimbulkan beban bagi orang tua murid,” paparnya.

Ia menilai keputusan Pemprov Kalsel tersebut juga tidak matang dan bukan menjadi solusi untuk saat ini, karena dengan tes antigen tersebut manfaat yang didapat juga tidak seimbang dengan PTM yang digelar berkelanjutan.

“PTM memangnya hanya digelar sekali, kami tidak setuju adanya kewajiban dari gugus tugas ini,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *