JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Bendera Merah Putih tidak bisa berkibar saat tim Indonesia merebut tropi Thomas Cup 2020 bikin malu masyarakat Indonesia.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali serta Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) pun meminta maaf atas kasus ini.
Menyikapi masalah ini, musisi Iwan Fals memberikan komentar soal permintaan maaf Menpora dan LADI tersebut.
“Sudah sudah sudah sudaaah, Menpora sudah minta maaf noh,” penggalan kicauan @iwanfals.
Sebelum kicauan itu, Iwan juga mengunggah kicauan mengenai bendera Merah Putih yang tak bisa berkibar saat atlet bulu tangkis menerima medali Thomas Cup 2020.
Ia mempertanyakan apa benar hal itu disebabkan karena doping.
Baca Juga :UPDATE Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Rp 1.000, per Gramnya Jadi Rp 915.000
Baca Juga :Saat Indonesia Juara Piala Thomas 2020 Tanpa Bendera Merah Putih, Siapa yang Disalahkan?
Menpora dan LADI meminta maaf setelah warganet alias netizen meluapkan amarah karena bendera merah putih tidak bisa berkibar di Thomas Cup 2020.
Padahal, Indonesia menang 3-0 dalam ajang olahraga internasional tersebut.
“Izinkan kami dari pengurus LADI memohon maaf kepada Presiden Republik Indonesia, juga seluruh masyarakat Indonesia,” kata Dessy Rosmelita, Sekretaris Jenderal LADI saat jumpa pers virtual pada Senin (18/10).
Menpora Zainudin Amali turut meminta maaf. Secara khusus, menteri asal Gorontalo itu meminta maaf kepada para atlet Thomas Cup yang meraih gelar juara, tetapi tak bisa hormat ke bendera merah putih saat dikumandangkan Indonesia Raya.
“Saya kira saya juga mohon maaf. Saya meminta maaf karena kita semua jadi tidak enak, seharusnya kita menikmati kembali juara Piala Thomas. Kenikmatan itu berkurang karena merah putih tak bisa dikibarkan,” kata Amali saat sesi tanya jawab.
Tak hanya netizen, mantan atlet bulu tangkis Taufik Hidayat juga mempertanyakan kinerja Menpora dan LADI lewat unggahan di akun Instagramnya.







