VIDEO VIRAL Tak Pakai Masker, Bupati Jember dengan Enjoy Menyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Turun Tangan

KALIMANTANLIVE.COM – Pandemi Covid-19 masih jadi momok masyarakat dan pemerintah masih memperpanjang PPKM, namun aksi tak terpuji diperlihatkan Bupati Jember Hendy Siswanto.

Kepala daerah ini bukannya memberi contoh kepada masyarakatnya malahan tak mengenakan masker saat bernyanyi di pesta pernikahan.

Peristiwa itu terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial.

Satgas Covid-19 Jember pun turun tangan untuk memeriksa dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan itu.

Apalagi saat ini Kabupaten Jember masih menerapkan PPKM Level 3.

Baca Juga :PAGI Ini Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel Jhonlin di Tanbu, Undangan Harus Negatif PCR

Baca Juga :RESMI, Viani Gugat PSI Rp1 Triliun: Tudingan Penggelembungan Dana Reses Menyakiti Perasaan

Baca Juga :Pajak Emisi Berlaku, Harga Mobil Toyota Anjlok Ratusan Juta, Alphard Turun Hingga Rp446,900,000

Video bupati menyanyi di pernikahan diunggah di akun Facebook Taufik Hidayah.

Video tersebut kemudian menyebar di media sosial.

Dalam video itu, tampak Bupati Hendy tak bermasker dan bernyanyi di hadapan pengantin.

Adapun pesta pernikahan tersebut diketahui berlangsung di gedung New Sari Utama pada Minggu (17/10/2021).

Bupati Jember Hendy Siswanto(Kompas.com/Bagus Supriadi)

Merespons video tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto membenarkan jika dirinya sempat menghadiri pesta pernikahan.

Pesta itu adalah acara pernikahan dari keponakannya.

“Saya menghadiri undangan keponakan saya dan saya menyumbangkan lagu untuk keluarga adik saya, serta di belakang saya ada anak-anak dan cucu saya yang ikut menari,” ujar Hendy dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (20/10/2021).

Meski mengakui dirinya menyanyi, Hendi memastikan jika acara tersebut berlangsung dengan protokol kesehatan ketat.

Hendy mengklaim, semua tamu dalam pernikahan tersebut telah melakukan tes swab.

Jumlah tamu pun hanya 25 persen dari kapasitas area gedung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *