Kehilangan Ginting, Jonatan Christie Harus Berstamina Kuda Hancur Final Ideal Momota vs Axelsen di Denmark Open

KALIMANTANLIVE.COM – Jonatan Christie alias Jojo memikul ekspektasi tinggi dari publik Tanah Air di Denmark Open 2021.

Pasalnya tim merah putih sudah kehilangan Anthony Sinisuka Ginting lantaran cedera.

Bukannya tanpa alasan mengapa tugas berat disandangkan kepada Jonatan Christie untuk mencapai hasil maksimal dalam turnamen kali ini.

Jika ditelisik ke belakang, performa Jojo menunjukkan peningkatan saat berlaga di Piala Thomas 2021.

Jojo, tampil sensasional dalam perjalanan tim Piala Thomas Indonesia meraih gelar juara.

Baca Juga :HASIL Lengkap Denmark Open 2021, 6 Wakil Melaju ke Perempat Final, Greysia/Apriyani Harapan Indonesia

Baca Juga :JADWAL Siaran Langsung 16 Besar Denmark Open 2021 Siang Ini, Live TVRI Mulai Pukul 14.00 WIB

Baca Juga :HASIL Denmark Open: Fajar/Rian Tekuk Wakil Taiwan, Indonesia Punya 4 Ganda Putra di 16 Besar

Viktor Axelsen dari Denmark melakukan selebrasi setelah mengalahkan pemain Guatemala Kevin Cordon dalam pertandingan semifinal bulu tangkis tunggal putra pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 1 Agustus 2021. (Alexander NEMENOV / AFP)

Ia mampu tampil digdaya setiap menghadapi lawan-lawannya, khususnya untuk laga yang berlangsung “ngaret”.

The Star menyoroti bahwa Jonatan Christie layaknya pebulutangkis yang mempunyai staminan kuda.

“Berbekal penguasaan net, smash yang kuat, dan tembakan yang sulit, Jonatan menunjukkan tingkat kebugarannya yang mengagumkan saat kemenangan kemarin,” tulis The Star.

Pada babak perempat final Piala Thomas, Jojo bertarung dalam waktu yang panjang selama 75 menit menghadapi wakil Malaysia, Ng Tze Young.

Staminanya yang bak tak terkuras kembali ia tunjukkan pada laga melawan Anders Antonsen.

Ia mengalahkan pebulutangkis rangking tiga dunia itu lewat durasi 100 menit,

Di final, Jojo tampil selama 82 menit untuk bisa menaklukkan tunggal putra China, Li Shifeng.

Berbekal catatan stamina mumpuni inilah Jojo diyakini bisa menembus partai final.

Bukti terbaru, ketika banyak atlet bulutangkis bertumbangan satu per satu lantaran agenda turnamen yang mepet.

Namun Jonatan Christie masih tampil enerjik di setiap laganya.

Tak salah jika atlet bulutangkis nomor tujuh dunia ini di gadang-gadang membuyarkan skenario final ideal Denmark Open 2021.

Kento Momota dari Jepang bermain saat melawan Tien Chen Chou dari Chinese Taipei (tidak dalam gambar) saat pertandingan tunggal putra perempat final antara Chinese Taipei dan Jepang di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis (Sudirman Cup) di Vantaa, Finlandia pada Oktober 1, 2021. (Antti Aimo-Koivisto / Lehtikuva / AFP)

Tepat sekali, Denmark Open 2021 menyematkan nama Kento Momota dan Viktor Axelsen sebagai final idaman dari sektor tunggal putra.

Meskipun Denmark Open 2021 baru menginjak babak perempat final, namun berbagai skenario terus bermunculan.

Adalah hal yang wajar jika Momota dan Axelsen diharapkan saling jegal di partai puncak.

Mengingat Momota dan Axelsen menempati dua teratas dalam rangking BWF.

Namun jangan pandang remeh bagaimana kiprah dan sensasi seorang Jonatan Christie.

Stamina kuda yang ia miliki sanggup menantang siapapun lawan untuk durasi pertandingan yang lama.

Pada babak perempat final nanti, Jojo dihadapkan Kento Momota.

Di atas kertas, pebulutangkis asal Jepang itu diunggulkan. Namun catatan saja, Momota dalam beberapa kurun waktu terakhir tengah mengalami penurunan performa.

Berbanding terbalik dengan Jojo. Situasi ini menguntungkan bagi tunggal putra andalan indonesia ini..

Jika Jojo mampu menyingkirkan Kento Momota di babak 8 besar, dipastikan partai final dambaan Denmark Open 2021 ambyar.

Pada laga selanjutnya, Jonatan Christie dihadapkan pemenang laga antara Tommy Sugiarto vs Sameer Verma di laga semifinal Denmark Open 2021.

editor : NMD
sumber : tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *