TATA Cara Sholat Qobliyah dan Badiyah yang Mengiringi Sholat Wajib Berpahala Melebihi Dunia dan Seisinya

“Namun justru, ini yang terkadang berat,” ucap Marbi.

Marbi menambahkan, ayat Alquran yang dibaca sebaiknya yang tidak terlalu panjang.

Hal tersebut karena waktu pelaksanaan salat sunah yang terbatas.

Selain sholat Qobliyah Subuh, juga dianjurkan Sholat Qobliyah Zuhur, dan Shola Badiyah Zuhur dan Magrib juga Isya. Seperti dilansir dari TribunPontianak.co.id dengan judul Niat Sholat Sunnah Rawatib Qobliyah & Ba’diyah Sebelum Subuh, Zuhur & Setelah Zuhur, Maghrib, Isya.

Dilengkapi tata cara dan waktu mengerjakannya.

Keutamaan mengerjakan sholat rawatib ini disampaikan Rasulullah dalam hadis-hadis shahih yang diketahui.

Rasulullah mengatakan bahwa seorang muslim yang menjalankan shalat rawatib 12 rakaat, akan dibangunkan rumah di surga (berdasarkan hadist yang disampaikan Ummu Habibah RA).

Hadis ini diperjelas oleh hadist yang diriwayatkan At-Tarmidzi dan An-Nasa’i.

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada shalat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga, (yaitu): empat rakaat sebelum dzuhur, dan dua rakaat sesudahnya, dan dua rakaat sesudah maghrib, dan dua rakaat sesudah ‘isya, dan dua rakaat sebelum subuh.”

Pembagian dan waktu pelaksanaan sholat rawatib Qobliyah dan Badiyah, dilansir dari Tribunstyle.com dengan judul Bacaan Dzikir dan Doa setelah Sholat Sunnah sebelum Subuh, Bisa Diamalkan selama Ramadhan 2020:

Sholat qobliyah

Shalat sunnah rawatib qobliyah dilaksanakan sebelum menjalankan shalat wajib. Shalat sunnah qobliyah yang ditekankan sesuai hadist adalah:

Sebanyak 2 rakaat sebelum shalat Subuh, dan 4 rakaat sebelum shalat Dzuhur.

Shalat qobliyah Dzuhur sebaiknya dilakukan 2 rakaat kemudian salam dan 2 rakaat kemudian salam.

Sholat badiyah

Shalat sunnah rawatib badiyah, dilaksanakan setelah menjalankan shalat wajib.

Sebanyak 2 rakaat setelah shalat Dzuhur, 2 rakaat setelah shalat Maghrib dan 2 rakaat setelah shalat Isya.

Niat sholat Qobliyah Zuhur (Mu’akkad) :
اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatazh-zhuhri rok’ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’ala

Artinya : “Saya niat shalat sunnah sebelum dzuhur dua rakaat, dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala

Niat Sholat Sunnah Ba’diyyah Dzuhur

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnataz-zhuhri rok’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa

Artinya : “Saya niat shalat sunnah setelah dzuhur dua rakaat, dengan menghadap kiblat, karena Allah ta’ala

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *