KALIMANTANLIVE.COM – Nama Haji Isam bernama lengkap Samsudin Andi Arsyad adalah salah satu pengusaha terkaya di Pulau Kalimantan.
Saat ini H Isam menjadi sorotan publik terkait dugaan perusahaannya menyuap pejabat pajak berkaitan dengan nilai pajak perusahaannya.
Selain itu nama Haji Isam mencuat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) rela datang guna meresmikan pabrik biodiesel barunya senilai Rp 2 triliun yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Siapa Haji Isam sebenarnya?
Menyebut Haji Isam, nyaris semua orang Kalsel mengenalnya. Sosoknya lekat dengan Jhonlin Group, konglomerasi bisnis yang usaha utamanya adalah perkebunan kelapa sawit dan tambang batubara.
Baca Juga :JADWAL Semifinal Denmark Open Hari Ini Sabtu (23/10/2021) PraMel Vs Wakil Thailand, Tommy Vs Momota
Baca Juga :PAGI Ini Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel Jhonlin di Tanbu, Undangan Harus Negatif PCR
Baca Juga :Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel di Tanbu, Andi Amran: Total Investasi Capai Rp 11 Triliun
Haji Isam sendiri sebenarnya bukan asli Kalimantan, pria yang kini berusia 44 tahun ini merupakan perantau sukses dari Bone, Sulawesi Selatan.
Rumah besarnya tampak megah bak istana di tepi jalan raya di Batu Licin. Total luas kediamannya disebut-sebut mencapai 20 hektare. Ia juga cukup dikenal dengan hobi off road dan berburu.
Johlin memiliki lini usaha batubara di bawah bendera PT Jhonlin Baratama, lalu ada perusahaan perkapalan Jhonlin Marine and Shipping, Jhonlin Air Transport, perusahaan sewa atau rental jet pribadi.
Kemudian perusahaan biodiesel Jhonlin Agro Raya sampai pabrik gula dan dan pekebunan tebu PT Prima Alam Gemilang, anak perusahaan PT Jhonlin Batu Mandiri.
Haji Isam juga merupakan keponakan dari Sahbirin Noor yang tak lain merupakan Gubernur Kalsel saat ini. Setelah pensiun sebagai camat, Sahbirin sendiri tercatat pernah menjabat sebagai direktur di salah satu perusahaan Jhonlin Group.










