BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Lutfi Saifuddin mengingatkan agar masyarakat dan pemerintah tetap waspada dan tidak euforia meskipun angka positif Covid-19 di Banua telah melandai.
“Covid-19 di Kalsel sudah melandai, tapi jangan membuat kita euforia. Masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” katanya kepada wartawan saat reses di Banjarmasin, Sabtu (23/10/2021) malam.
Melandainya kasus Covid-19 di Kalsel, karena hingga pekan terakhir Oktober 2021 ini, tidak ada lagi kabupaten dan kota di Kalsel yang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Status PPKM saat ini berada di level 2 dan 3.
Kota Banjarmasin yang sebelumnya masih berstatus level 4, juga sudah berada pada PPKM level 2.
BACA JUGA:
Komisi IV DPRD Kalsel akan Datangi Kemenkes RI Perjuangkan Tambahan Kuota Vaksin Covid-19
BACA JUGA:
Kemenkes Berita Tambahan Vaksin Covid-19 untuk Banua Seusai Didatangi Komisi IV DPRD Kalsel
Lutfi minta mengingatkan, meskipun status PPKM juga turun, masyarakat dan pemerintah tetap waspada untuk mengantisipasi gelombang Covid-19 yang lebih besar lagi, khususnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
“Masyarakat harus waspada dan tetap disiplin prokes jelang libur Natal dan Tahun Baru akhir tahun nanti, kita tidak ingin terjadi gelombang Covid-19 yang lebih besar,” ujarnya.

Wakil Rakyat dari Partai Gerindra ini mengimbau masyarakat Kalimantan Selatan agar tetap membatasi diri dan disiplin prokes.
“Membatasi diri bukan saja menjaga diri kita sendiri. Tapi juga menjaga orang lain,” ujarnya.
Pada reses yang juga dihadiri kalangan wartawan Press Room DPRD Kalsel, Lutfi Saifuddin juga menyoroti entri data vaksinasi di banua yang masih berjalan lambat.
“Masalah di kita vaksinasinya sangat cepat namun entri datanya berjalan lambat,” jelasnya.
Lutfi mengatakan masalah entri data ini akan memperlambat Kalsel mendapat tambahan vaksin karena dinilai stok yang ada masih tercukupi.
“Dari Kemenkes RI di sistem tercatat jika melebihi 10 hari maka dipastikan tidak akan mendapat tambahan,” ujarnya.










