Puluhan Warga Keracunan Setelah 4 Jam Makan Rice Box dari PSI, 80 Orang Menyantap 23 Masuk RS

“Jadi kita belum melakukan pemeriksaan saksi-saksi, mengingat barang bukti atau makanan yang nasi kotak itu lagi sedang dikirim ke laboratorium di Sentul,” kata Abdul saat dikonfirmasi, Senin (25/10/2021).

Hasil pemeriksaan sampel rice box dari laboratorium paling cepat keluar malam ini.

Setelah hasil laboratorium didapatkan, polisi akan memeriksa saksi-saksi terkait peristiwa ini.

“Nanti dari hasil laboratorium kan ketahuan misalnya nasinya ada racunnya kah, jenis apa, racun apa. Itu kan nanti ketika pemeriksaan kita nggak ngada-ngada lagi,” kata Abdul.

Sembari menunggu hasil laboratorium, polisi sementara ini sudah melakukan pendataan saksi-saksi.

Ada beberapa saksi yang telah didata terkait keterlibatannya dalam menyediakan rice box kepada warga RW 06 Kelurahan Koja Minggu (24/10/2021) kemarin.

“Sementara lagi didata, siapa pemasaknya, siapa yang memesan, tempat masaknya di mana, itu kan perlu pendataan dulu,” kata Kapolsek.

“Jadi kita sembari menunggu hasil lab tadi itu, setelah nanti malam ada baru kita panggil saksi-saksi yang masak-masak itu,” sambungnya.

PSI Buka Suara

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta buka suara soal adanya puluhan warga Kelurahan Koja, Jakarta Utara yang keracunan setelah menyantap rice box PSI.

Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar, mengatakan, pihaknya tak membuat sendiri makanan yang dibagikan kepada warga dalam bentuk rice box itu.

“Kami membagikan dan menghimpun dukungan program rice box ini dari publik, bekerjasama dengan warung-warung dan UMKM,” ucapnya, Senin (25/10/2021).

Michael menyebut, saat ini sudah lebih dari 300 ribu rice box yang dibagikan PSI di seluruh Indonesia dan selama ini semuanya berjalan baik.

“Rice box PSI esensinya adalah mendukung UMKM yang terdampak pandemi dan kami membeli makanan dari UMKM agar ekonomi kerakyatan semakin menggeliat,” ujarnya.

PSI pun memohon maaf atas kejadian kemarin dan berharap makanan yang dibagikan itu bisa menjadi berkah bagi masyarakat.

Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019) (Tribunnews.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *