BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kecelakan lalu lintas terjadi di ruas Jalan A Yani dekat minimarket di Desa Ambungan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala).
Akibat kecelakaan itu seorang meninggal dunia dan seorang lagi mengalami luka parah.
Saat ini kasus kecelakaan lalu lintas ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Tanalaut.
Kapolres Tanahlaut AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kasat Lantas AKP M Taufiq Qurraahman mengatakan sejumlah saksi telah dimintak keterangan. Namun masih ada keterangan tambahan yang diperlukan.
“Saat ini kami masih mencari driver mobil boks untuk melengkapi administrasi penyidikan, untuk menguatkan keterangan saksi-saksi di lapangan,” sebut Taufiq, Selasa (26/10/2021).
Pada insiden laka tersebut, salah satu korban yang mengalami luka berat akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat dievakuasi ke rumah sakit di Banjarmasin.
Baca Juga :JELANG Timnas U23 Vs Australia – Tunggu Kesaktian Tuah Shin Tae-yong, Indonesia Bisa Menang 2 Gol!
Baca Juga :BOCOR! Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 11 Diungkap Weibo Sebelum Peluncuran, Mirip Redmi 10
Baca Juga :Keluarga Juragan Elpiji Dirampok dan 1 Orang Dibantai, Mobil & Emas 92 Gram Disikat
Laka lantas tersebut terjadi Senin siang kemarin sekitar pukul 13.00 Wita di Jalan A Yani RT 06 (di depan Indomaret), Kecamatan Pelaihari.
Taufiq menerangkan sebelum terjadi kecelakaan, sepeda motor matik warna hitam nomor polisi DA 6136 LAU yang dikendarai Muhammad Ariansyah membonceng istri bernama Winda Puspita Sari yang juga karyawan disalah satu toko ponsel di kota Pelaihari, meluncur dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari.
Warga Jalan Sri Rejeki RT 16 RW 03 Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, itu berkendara dengan kecepatan sedang.
“Saat itu ada sebuah mobil boks jenis pikap yang tidak diketahui identitasnya dan berada di depan sepeda motor Ariansyah,” jelas Taufiq.
Dikarenakan kondisi jalan yang menanjak–arah Banjarmasin menuju Pelaihari–sehingga saat itu sepeda motor tersebut menyenggol mobil boks pada bagian kanan belakang.
Senggolan tersebut menyebabkan sepeda motor itu oleng ke kanan badan jalan.
Saat bersamaan dari arah Pelaihari menuju Banjarmasin datang mobil truk tronton warna hijau nomor Polisi DA 8106 TAH berisi muatan alat berat ekskavator.
Truk tronton itu dikemudikan Rasidi, warga Jalan Jurusan Pelaihari RT 02 RW 01, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Lianganggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Taufiq mengatakan armada pengangkut alat berat itu sebenarnya bergerak dengan kecepatan rendah.
Namun jarak sudah dekat sehingga terjadi benturan dengan sepeda motor matik.







