KALIMANTANLIVE.COM – Video viral memperlihatkan prilaku tak pantas dilakukan seorang komandan kepada anak buahnya yang terjadi Senin (25/10/2021).
Dalam video itu memperlihatkan seorang polisi ditendang dan dipukul oleh polisi lainnya dan menjadi viral di media sosial.
Dari video berdurasi 43 detik tersebut, seorang polisi yang menjadi korban pemukulan itu terlihat tak berani melawan sehingga tersungkur di lantai sambil menahan sakit di perutnya.
Kejadian tersebut terekam dalam kamera CCTV dengan keterangan Polres Nunukan, 21 Oktober 2021 pukul 12.32 di pojok atas sebelah kiri.
Baca Juga :Rachel Vennya Bohong dan Mengaku Tak Menginap di Wisma Atlet, Kapendam Jaya Beberkan Fakta Ini
Baca Juga :Sprinter Ditembak di Rumahnya, Publik Ekuador Bersedih Ikon Negaranya di Olimpiade London 2012 Tewas
Baca Juga :Wanita Muda Ini Curhat ke Ibu Sering Dapat Bisikan, Sekali Ditemukan Sudah Gantung Diri
Pada backdrop berwarna merah di bagian depan terdapat tulisan Baksos Akabri 1999 Peduli.
Beberapa akun media sosial yang mengunggah video tersebut di antaranya akun Instagram @jktnewss dan akun Twitter @ndorokakung.
Video tersebut hingga kini sudah diputar sebanyak lebih dari 28.000 kali.
Lihat Video Lengkapnya di akhir artikel
Kronologi kejadian
Dikutip dari Tribun Timur, pelaku pemukulan dan penendangan dilakukan Kapolres Nunukan, Kalimantan Utara AKBP Syaiful Anwar.
Disebutkan, Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar kesal kepada korban lantaran saat meeting secara virtual dengan Mabes Polri melalui aplikasi Zoom, diketahui tidak ada gambar dirinya yang muncul.
Kekesalannya pun diluapkan kepada anak buahnya.
Ketika dikonfirmasi, Kabid Propam Polda Kalimatan Utara, Kombes Pol Dearystone Supit membenarkan terjadinya peristiwa dalam video tersebut.
“Iya benar (video tersebut),” kata Supit saat dikonfirmasi, Senin (25/10/2021).







