JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Selebriti Nirina Zubir beserta keluarga mengaku telah menjadi korban mafia tanah.
Kasus mafia tanah tersebut berupa penggelapan aset tanah dan bangunan keluarga Nirina Zibir dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp17 miliar.
Nirina mengatakan, kasus yang dialami keluarganya tersebut melibatkan pihak terdekat yakni mantan asisten rumah tangga (ART), Riri Khasmita.
Pihaknya menduga proses penggelapan aset tersebut telah dilakukan Riri sejak 2017 lalu.
“Awalnya ibu saya merasa suratnya hilang, jadi minta tolong kepada Asisten Rumah Tangga untuk diurus suratnya. Namun alih-alih diurus surat tersebut disalahkan gunakan dengan mengubah nama kepemilikan,” jelasnya dalam konferensi pers di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (17/11).
# Baca Juga :3 Penyidik Dinonaktifkan & Jaksa Diperiksa, Gara-gara Tuntut 1 Tahun Ibu yang Marahi Suami Mabuk
# Baca Juga :Tendangan Kungfu Vidal Berbuah Kartu Merah, Chile Pun di Ujung Tanduk ke Piala Dunia 2022
# Baca Juga :PETAKA Konser Astroworld, Travis Scott Cs Digugat Rp10 Triliun, Seorang Bocah Masih Koma di RS
# Baca Juga :Helikopter Rombongan Jokowi Rusak Pohon dan Warung, 3 Warga Luka-luka, TNI & Tenaga Medis Diam Saja
Menurut Nirina, total ada enam aset tanah dan bangunan atas nama Ibundanya Cut Indria Marzuki, yang telah dilakukan perpindahan nama.
Adapun rinciannya dua sertifikat tanah dan empat sertifikat tanah dan bangunan dengan total nilai diperkirakan mencapai Rp17 miliar.
Nirina mengatakan, Riri dibantu oleh tiga orang Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam proses pengalihan nama atas properti yang berada di kawasan Jakarta Barat tersebut.
Dari keseluruhan aset tersebut, ia mengatakan, dua sertifikat tanah milik Ibundanya telah dijual kepada pihak ketiga.
Sedangkan empat aset bangunan tersebut telah digadaikan oleh Riri kepada pihak Bank.
Lebih lanjut, ia mengatakan, uang tersebut diduga digunakan oleh yang bersangkutan untuk mengelola bisnis frozen food yang sudah berjalan selama beberapa tahun terakhir ini.
“(Surat tanah) Itu ditukar dengan nama mereka, kemudian dijual dan dipakai untuk buka cabang ayam Frozen yang saat ini sudah ada lima cabang,” tuturnya.









