Menunggu Kepastian Kapan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia Berangkat, Ketua Komisi VIII: Lobi ke Riyadh

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Tidak ada kepastian kapan jemaah haji dan umrah Indonesia bisa diberangkatkan ke Arab Saudi, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mendorong pemerintah untuk menemui langsung pejabat di Arab Saudi.

Yandri menyarankan pemerintah Indonesia agar bertemu langsung dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi di Riyadh untuk memastikannya.

“Kita dorong terus pemerintah mematangkan pelaksanaan umrah dan haji, termasuk melobi langsung di Riyadh dan menemui pihak yang berwenang,” kata Yandri dalam keterangannya, Rabu (17/11/2021).

# Baca Juga :Muluskan Perjalanan Ibadah Umrah Jemaah RI ke Mekkah, Kemenag Susun 8 Skema

# Baca Juga :Waduh! Biaya Umrah ke Tanah Suci Mekkah Bakal Naik 20 Persen, Terungkap Ini Penyebabnya

# Baca Juga :2 Alasan Arab Saudi Terima Jemaah Umrah Indonesia, Kemenag Berharap Penerbangan Dipercepat

# Baca Juga :FAKTA Vaksin Booster di Indonesia, dari Saudi ‘Tak Izinkan’ Sinovac hingga Jemaah Umrah harus Bayar

Yandri berpendapat, dengan menemui langsung pemerintah Kerajaan Saudi di Riyadh, diharapkan semua informasi dan konfirmasi terkait pelaksanaan haji dan umrah bisa langsung terjawab.

Terkait persiapan umrah ini pula, Yandri menyebut Komisi VIII DPR akan segera bertemu dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk membahas umrah dan haji.

“Kita dalam waktu dekat akan ada raker khusus membahas umrah dan haji, bersama Pak Menag,” ucap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Sebagai informasi, beberapa pekan terakhir Kemenag tengah menyiapkan pelaksanaan umrah yang telah tertunda sejak Februari 2021.

Sejumlah hal dibahas oleh Kemenag dan kementerian terkait, seperti integrasi data Peduli Lindungi dam Tawakkalna, serta persiapan asrama haji Pondok Gede dan Bandara Seokarno-Hatta sebagai bagian dari program One Gate and Zero Incident.

Akan tetapi, hingga kini belum ada informasi pasti kapan jemaah umrah Indonesia bisa diberangkatkan.

editor : NMD
sumber : kompas.com