JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengatakan, acara Reuni 212 tidak perlu mendapatkan izin dari kepolisian.
Menurutnya, Reuni 212 dengan tajuk ‘Aksi Super Damai 212’ akan tetap digelar di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Kamis (2/12/2021), meski belum mengantongi izin dari kepolisian.
Sebab, menurut Slamet, hal itu merujuk Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
“Cukup pemberitahuan, bukan izin, dan itu koordinator lapangan sudah melayangkan ke Polda Metro Jaya,” ujar Slamet, Rabu kemarin.
Slamet menambahkan, acara Reuni 212 di Patung Kuda akan berjalan damai seperti namanya, “Aksi Superdamai”.
# Baca Juga :HASIL Lengkap BWF World Tour Finals 2021 – Marcus/Kevin Susah Payah, Momota dan Gemke Langsung Kandas
# Baca Juga :HASIL Genoa vs AC Milan Liga Italia – Debut Starter Juru Selamat Berakhir Manis, Ibrahimovic Cetak Gol Spektakuler
# Baca Juga :HASIL PSG vs Nice Liga Prancis – Pamer Ballon d’Or, Lionel Messi Dibuat Mandul oleh Tim Bernilai Seperempatnya PSG
# Baca Juga :HASIL Everton vs Liverpool Liga Inggris – Mo Salah Ciptakan Brace, The Reds Hajar Tetangga pada Derbi Merseyside
“Di patung kuda itu aksi super damai (unjuk rasa) menyatakan pendapat di depan umum dengan tuntutan bela ulama, bela MUI, dan ganyang koruptor,” kata Slamet.
Sebelumnya, kegiatan Reuni 212 tahun ini hanya akan digelar di Masjid Az Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor.
Namun, setelah memperhatikan situasi dan perkembangan, panitia juga menggelar acara di Ibu Kota.
Artinya, acara Reuni 212 tahun ini akan digelar di dua tempat, yakni Patung Kuda dan Masjid Az Zikra.
Namun, lewat keterangan tertulis pada Rabu kemarin, pengurus Majelis Az-Zikra menyatakan menolak kegiatan PA 212 diselenggarakan di tempatnya, karena masih dalam suasana duka.
Pasalnya, keluarga besar di Masjid Az-Zikra masih diselimuti duka atas wafatnya putra kedua dari almarhum Ustaz Arifin Ilham, Muhammad Ameer Adz Zikro.










