BARABAI, KALIMANTANLIVE.COM – Sejumlah tempat di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami tanah longsor seperti yang terjadi di wilayah hulu Pegunungan Meratus.
Menurut laporan, tebing gunung di Pantai Mangkiling, Desa Datar Ajab, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang longsor, Sabtu (18/12/2021).
Koordinator Posko meratus, Kasman, longsoran tebing gunung di bagian kiri tersebut menutup sungai sepanjang 50 meter dengan lebar 25 meter.
Satu titik lagi di sekat bendungan sekitar 3,5 meter. Adapun lebar sungai sekitar 30 meter dan panjang sungai yang masuk Pantai Mangkiling dua kilometer. Tertutupnya sungai menyumbat aliran sungai dan membuat air keruh.
# Baca Juga :32 Rumah di Maradapan Kotabaru Rusak Parah Dihantam Tanah Longsor, Warga Dievakuasi ke Kantor Desa
# Baca Juga :Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Flores Timur NTT, 67 Orang Meninggal, Puluhan Orang Hilang
# Baca Juga :Hujan Lebat dan Sungai Meluap Kabupaten Tapin Terendam Banjir & Longsor, Pondasi Rumah Amblas
# Baca Juga :Longsor di Desa Tumbang Torung Kotim Timbun dan Tewaskan Enam Penambang Emas
Selama dua hari, sejak Minggu (19/12) dan Senin (20/12), dilakukan upaya menyingkirkan material longsoran secara manual oleh BPBD, aparat Kecamatan Hantakan, TNI/Polri, Posko meratus, Resceu Murakata, BPK Hantakatan.
“Pembersihan dengan cara penyemprotan dengan alat penembak air, alcon milik BPK Hantakan. Memang sudah merembes airnya, tapi belum sempurna dan memerlukan waktu lagi karena tidak diangkat pakai alat berat,” beber Kasman, Selasa (21/12).
Belum terangkatnya seluruh tanah longsoran tebing gunung itu, membuat warga setempat waswas. Apalagi saat ini hujan masih intens mengguyur.
Warga khawatir tersumbatnya sungai berpotensi kembali mendatangkan air bah atau banjir bandang, seperti pada Januari 2021.
“Warga berharap, segera dikeruk pakai alat berat,” ucapnya.










