MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Megaproyek bendungan Riam Kiwa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam waktu dekat terlaksana.
Tahapan pelepasan kawasan hutan untuk proyek senilai Rp 2 Triliun ini sudah kelar.
Bendungan Riam Kiwa sendiri terletak di Desa Angkipih dan Paramasan Bawah.
Sedangkan luas bendungan Riam Kiwa mencapai kurang lebih 700 hektar.
Jika terealisasi, maka bendungan ini menjadi paling besar di Kalimantan Selatan (Kalsel). Mengalahkan bendungan Tapin.
# Baca Juga :Demo Penutupan Jalan Hauling Km 101 Tapin, DPRD Kalsel akan Panggil PT TCT dan PT AGM Senin Depan
# Baca Juga :Cuaca Ekstrem BMKG Kamis 23 Desember 2021: 29 Wilayah Termasuk Kalsel Berpotensi Hujan Lebat, Kilat & Angin Kencang
# Baca Juga :FAKTA Gol Ciamik Witan Sulaeman, Jadi Sorotan Media Asing dan Ezra Walian Malah Diserang Netizen
# Baca Juga :INNALILLAHI, Youtuber Tertua Mbah Minto Klaten Berpulang, Lucu dan Kerap Jadi Trending, Ganjar Berduka
“Persoalan pelepasan kawasan hutan sudah rampung bulan lalu,” ucap Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur, Rabu (22/12/2021).
Saidi menilai bendungan Riam Kiwa merupakan solusi mereduksi banjir di Kalsel, khususnya kabupaten Banjar.
“Ini salah satu solusi penanganan banjir yang terjadi hampir menahun di kabupaten Banjar,” ucap politisi Nasdem ini.
Ia meminta dukungan masyarakat dan seluruh stakeholder dalam membangun bendungan Riam Kiwa.
“Proses terus berjalan, mohon doanya agar tahun depan sudah masuk tahap pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan, nilai investasi bendungan Riam Kiwa sebesar Rp2 triliun.
“Ini menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN). Bendungan ini ditargetkan beroperasi penuh 2025 mendatang,” bebernya.
Bendungan Riam Kiwa merupakan cita-cita Gubernur Kalimantan Pangeran Muhammad Nur.
“Beliau mendesain bendungan Riam Kanan dan Kiwa. Kita sudah menikmati bendungan Riam Kanan selama 50 tahun lebih,” jelasnya.
Ia mengingatkan agar pemerintah daerah memikirkan nasib masyarakat yang terdampak pembangunan bendungan Riam Kiwa.
“Kita mencari solusi agar masyarakat mendapatkan ganti-untung dari pembangunan bendungan ini,” tutupnya.
editor : NMD
sumber : apahabar.com










