PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin menggelar resepsi pernikahan di rumah jabatan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (8/1/2022) pagi ini.
Berikut sejumlah fakta gelaran pernikahan orang nomor satu di Kota Palangkaraya tersebut.
Hari ini menjadi hari pertama rangkaian pesta pernikahan Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin yang mempersunting perempuan Banjarmasin Avina Triani Almira, cucu mantan Gubernur Kalsel Ir HM Said.
Pada hari kedua, Minggu (8/1/2022) besok, resepsi pernikahan Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin diadakan di Kalawa Convention Hall.
# Baca Juga :FAKTA Pernikahan Wali Kota Palangkaraya Fairid Nafarin, dari Mandi-mandi Ala Adat Banjar hingga Khataman Quran
# Baca Juga :Alasan Wali Kota Fairid Naparin Meniadakan Perayaan Tahun Baru di Kota Cantik Palangkaraya
# Baca Juga :Masih Ada Pasien Covid 19 Jalani Perawatan, Palangkaraya Terapkan PPKM Level 2 hingga 17 Januari
# Baca Juga :DETIK-detik Malam Tahun Baru 2022, Inilah 11 Kawasan di Ibu Kota Jakarta Ditutup Mulai Pukul 22.00 WIB
Untuk resepsi pernikahan hari pertama ini, acara akan lebih menjadi pesta budaya rakyat.
Masyarakat diperkenankan hadir untuk memberi ucapan selamat pada resepsi pernikahan yang diawali arak-arakan budaya ini.
Akan tetapi resepsi tetap memberlakukan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.
Oleh karena itu dalam resepsi pernikahan Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin ini, masyarakat yang datang akan dibagi dalam kelompok-kelompok untuk secara bergantian memasuki ruang resepsi.
Sementara lainnya ditempatkan di tenda transit menunggu giliran masuk.
Selain itu, menurut Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, Emi Abriyani, masyarakat juga tidak diperkenankan foto bersama dan bersalaman dengan mempelai.
Namun, demikian penerapan Prokes ini tidak akan mengurangi kemeriahan acara.
Selama acara resepsi pernikahan dari pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB, masyarakat akan dihibur beragam budaya.
Acara pun diawali arakan budaya berupa tari-tarian seperti tari selendang, tari hadrah dan tari dadas.
Kabarnya sajian budaya itu ditampilkan lebih dari 10 sanggar seni.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







