Ibnu menambahkan bahwa perselisihan tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau dilakukan mediasi.
“Mungkin ada kesalahpahaman dan harus segera diambil tindakan. Jangan sampai yang beredar di medsos karena kasusnya sepotong-sepotong seolah-olah ada persepsi tertentu,” katanya.
Meskipun demikian, Ibnu memastikan bahwa teguran diberikan kepada sang oknum.
“Pastilah kita lakukan (teguran). Saya saja tidak pernah marah. Kalau memang orang tidak mau, ya sudah. Buat apa marah-marah,” pungkasnya.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







